KERJASAMA OTORITAS PAJAK DAN OTORITAS ANTI KORUPSI DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEPATUHAN PAJAK

  • Redhy Matabean
  • Vishnu Juwono
Keywords: Kebijakan Pajak, Kejahatan Pajak, Korupsi, Kerjasama, Pertukaran Informasi

Abstract

Tax crimes and corruption have caused huge losses in various countries. Therefore, one of the focuses of the Sustainable Development Goals is how to reduce corruption substantially in all its forms. Corruption and tax crimes can be interrelated so that appropriate policies are needed from the tax authorities and anti-corruption authorities in handling them. This study aims to find out how cooperation design in dealing with tax crimes and corruption. The analysis results illustrate that systematic design can be carried out through cooperation between tax authorities and anti-corruption authorities by considering three aspects. The first aspect is identifying the behavior of tax non-compliance, the second is identifying indicators of tax crime and corruption while the third aspect is determining the form of cooperation needed. This study also opens up opportunities for cooperation in the form of information exchange by the Directorate General of Taxes and the Corruption Eradication Commission through a tax monitoring and public complaints database and reporting of state administrators’ assets.

Kejahatan pajak dan korupsi telah menimbulkan dampak kerugian yang sangat besar di berbagai negara. Oleh sebab itu salah satu fokus dari Sustainable Development Goalsadalah bagaimana mengurangi korupsi secara substansial dalam semua bentuknya. Korupsi dan kejahatan pajak dapat saling berkaitan oleh karena itu diperlukan kebijakan yang tepatdari otoritas pajak dan otoritas anti korupsi dalam menanganinya.Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana desain kerjasama dapat dilakukan dalam menangani kejahatan pajak dan korupsi. Hasil analisis memberikan gambaran bahwa desain sistematis dapat dilakukan melalui kerjasama antar otoritas pajak dan otoritas anti korupsi dengan mempertimbangkan tiga aspek. Aspek pertama adalah mengidentifikasi perilaku ketidakpatuhan pajak, aspek kedua adalah mengidentifikasi indikator kejahatan pajak dan korupsi adapun aspek ketiga adalah menentukan bentuk kerjasama yang diperlukan. Studi ini juga membuka peluangkerjasama berupa pertukaran informasi oleh Direktorat Jenderal Pajak dan Komisi Pemberantasan Korupsi melalui sistem informasi pengawasan pajak dan basis data pengaduan masyarakat serta pelaporan harta penyelenggara negara. 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-10-14
How to Cite
Matabean, R., & Juwono, V. (2019). KERJASAMA OTORITAS PAJAK DAN OTORITAS ANTI KORUPSI DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEPATUHAN PAJAK. Scientax, 1(1), 75-90. Retrieved from //ejurnal.pajak.go.id/st/article/view/12